Ketua Penelitian : H. Wahab
Kategori: Bahan Kebijakan
Anggota: Ali Khudrin
Publisher: BLA-Semarang
Diunduh: 46x
Dilihat 363x
Editor: blasemarang
Abstrak:
Fokus penelitian ini adalah Standardisasi Penguasaan Kitab Kuning pada Pondok Pesantren Salafiyah di Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Uji Beda dan Uji Pengaruh dngan mnggunakan regres. Uji beda digunakan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kitab kuning antara santri yang belajar kitab kuning tidak nyambi sekolah umum dengan santri yang belajar kitab kuning sambil nyambi sekolah umum dan antara santri laki-laki dan santri perempuan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1). Penguasaan Kitab Kuning antara Santri yang belajar kitab kuning tidak nyambi sekolah umum tidak terdapat perbedaan dengan Santri yang belajar kitab kuning sambil nyambi sekolah umum pada satuan wustho, dan 2) Penguasaan Kitab Kuning antara santri laki-laki dan santri perempuan pada tingkat satuan wustho terdapat perbedaan yang signifikansi 3) Pengaruh penguasaan mentarkib dan mentasrif terhadap kemampuan membaca kitab kuning (kitab fikih) cukup signifikan. 4) Pengaruh penguasaan mentasrif dan mentarkib terhadap kemampuan menterjemah teks kitab kuning (kitab fikih) adalah cukup signifikan
Kata kunci : Pesantren, Salafiyah, Standardisasi
Fokus penelitian ini adalah Standardisasi Penguasaan Kitab Kuning pada Pondok Pesantren Salafiyah di Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Uji Beda dan Uji Pengaruh dngan mnggunakan regres. Uji beda digunakan untuk mengetahui perbedaan penguasaan kitab kuning antara santri yang belajar kitab kuning tidak nyambi sekolah umum dengan santri yang belajar kitab kuning sambil nyambi sekolah umum dan antara santri laki-laki dan santri perempuan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1). Penguasaan Kitab Kuning antara Santri yang belajar kitab kuning tidak nyambi sekolah umum tidak terdapat perbedaan dengan Santri yang belajar kitab kuning sambil nyambi sekolah umum pada satuan wustho, dan 2) Penguasaan Kitab Kuning antara santri laki-laki dan santri perempuan pada tingkat satuan wustho terdapat perbedaan yang signifikansi 3) Pengaruh penguasaan mentarkib dan mentasrif terhadap kemampuan membaca kitab kuning (kitab fikih) cukup signifikan. 4) Pengaruh penguasaan mentasrif dan mentarkib terhadap kemampuan menterjemah teks kitab kuning (kitab fikih) adalah cukup signifikan
Kata kunci : Pesantren, Salafiyah, Standardisasi